Posting Old Works – University’s Stuffs Part 6

This one wasn’t a class assignment, but it was still from my Uni days. I keep on posting these old works because I miss them (perhaps). So, this one was a script that I made together with my friend (Pricillia Chandra) for a performance in a seminar about AIDS. However, this one was discarded because of a request from the committee to make a musical instead. But I still think that this can be a decent performance after several revisions.

Kamu Bau!

CAST

-Mei Can: Cinthya Elizabeth

-RaraGumilar: Pricillia Chandra

-NiningBagus: Francisca Vinybelinda

-Charity Deodora: Christy M. Uktolseya

-Ines Tedjokusuma: Chitra Shanty

-Waitress: Rieny Anastasia

CHARACTER

Mei Can (MC):

  • Seorang gadis keturunan Cina totok yang sangat menjunjung adat. Sedikit rasis dan sangat percaya takhayul.

Rara Gumilar (RG):

  • Seorang gadis keturunan Jawa yang tidak memiliki pendirian dan sering ragu – ragu. Rara juga memiliki IQ yang rendah dan selalu lemot dalam bertindak dan berpikir.

Nining Bagus (NB):

  • Anak dari Sudjarwo, seorang koruptor yang terkenal tak punya hati. Kejahatan dan kebejatan bapaknya menyeretnya dalam lingkaran benci sesama, tetapi ia berusaha untuk selalu ramah dalam memperlakukan orang lain.

Charity Deodora (CD):

  • Seorang gadis berdarah timur. Gadis ini tulus dalam berteman dan berusaha untuk melihat sisi positif dalam segala keadaan.

Ines Tedjokusuma (IT)

  • Seorang gadis keturunan Cina yang ketus. Gadis ini adalah satu – satunya yang memiliki karakter antagonis dalam play ini.

 

Scene 1

 

Situasi              : pemain duduk di baris penonton, lalu berdiri dan menuju panggung.

Setting             : kantin, siang hari

Kostum            : baju mahasiswa sehari – hari, sepatu tertutup (flat shoes)

Fade in

MEI CAN

Aduh, panasnya hari ini…(mengipasi diri sendiri). Ini sudah mau masuk musim hujan, ya? Mau yang seger – seger nih. Kata engkongku, panas – panas gini bagusnya minum es apa gitu yang bagus buat ngademin tenggorokan.

RARA GUMILAR

Oh, ya? Masa? Kata siapa, Mei? (sambil memegang Blackberry)

MEI CAN

Barusan ‘kan aku sudah mention toh..kata engkongku, Rar… Dasar, namanya juga Rara Gumilar, kalo disingkat jadi RaGu… kalau namamu Levi Montana dan kamu lahir di kandang kebo nikung, pasti dengan senang hati aku manggil kamu dengan singkatan LeMot.

RARA GUMILAR

Oh, ya? Ih…bagus ya namanya, tapi memangnya kebo nikung itu kebo yang gimana? Aku taunya kebo itu semuanya nungging sih… (tertawakeras)

INES TEDJOKUSUMA

Berisik ah… eh, itu kantin. Ayo ke sana…

ALL

Oke deh….

Scene 2

 

Setting             : kantin

RARA GUMILAR

Mbak, es teh angetnya satu, ya…. Kalian mau apa? (duduk di kursi kantin terdekat)

CHARITY DEODORA

Kamu itu gimana? Mau the anget apa es teh?

RARA GUMILAR

Apa sih? Mbaknya sudah tau kok aku maunya apa… (acuh tak acuh)

NINING BAGUS

Ah-ah…sudah, nggak apa – apa, kok. Kalian mau apa teman – teman? Es jeruk? Biar aku yang bayar… (mengeluarkan dompet)

MEI CAN

Eh..nggak usah, Ning. Aku juga masih bisa bayar, kok. Lagian, menurut mitos, kalo kita sering dibayarin orang, rejekinya malah banyak ke kamu, bukan ke kita….

NINING BAGUS

Sudah – sudah, jangan terlalu banyak mikir mitos. Ini mbak uangnya…

RARA GUMILAR

Paling seneng deh dibayarin. Makasih, Ning…(memeluk Nining erat)

INES TEDJOKUSUMA

Eh lemot, jangan pegang – pegang Nining. Mau ketularan apa?

RARA GUMILAR

Hah? Ketularan apa? Ketularan cantiknya si Nining?

NINING BAGUS

Mmm…Maksudnya apa, Nes?

INES TEDJOKUSUMA

Pikir aja sendiri…..

Minuman datang…

MEI CAN

Yeiy! Minuman datang. (menghitung jumlah gelas yang diletakkan di meja) Loh, mbak, kok kurang satu?

WAITRESS

Oh ya, mbak… Maaf, sebentar..

MEI CAN

Aku duluan, ya. Haus nih…

ALL

(mengambil minum satu – satu).

CHARITY DEODORA

Loh..bagianku mana?

RARA GUMILAR

Tunggu aja dulu. Masih dibuatin kok..

NINING BAGUS

Minum aja punyaku dulu. Nih … (menyodorkan gelas berisi Es Jeruk miliknya)

CHARITY DEODORA

Nggak usah. Makasih…

RARA GUMILAR

Mau minumku?

CHARITY DEODORA

Dengan senang hati. Kamu benar – benar penyelamat?! (meminum Es Jeruk milik Rara Gumilar)

NINING BAGUS

Ehm, teman – teman, aku ke toilet dulu, ya (berdiri, lalu pergi)

Scene 3

 

CHARITY DEODORA

Maksudmu apa, sih, Nes kok kamu ngomong kayak gitu?

INES TEDJOKUSUMA

Eh, apa sih sewot aja

CHARITY DEODORA

Bukannya gitu… tapi kan’ nggak seharusnya kamu gitu’in dia

INES TEDJOKUSUMA

Ah, kalian munafik. Kalian nggak ingat apa kalau dia itu anak Sudjiwo?

MEI CAN

Aku sih inget – inget aja. Malah akhir – akhir ini, papaku bilang kalau bapaknya dia sudah jadi semacam virus. Benar – benar merusak nama baik (menggeleng – gelengkan kepala)

INES TEDJOKUSUMA

Tau, kan? Sadar? Kalau bapaknya gitu, apalagi anaknya?

CHARITY DEODORA

Tapi kan nggak gitu juga. Dia itu baik loh. Bayarin kita minuman, trus ingat tidak kau saat dia pinjamkan uangnya padamu satu juta untuk bayar SPP?

 MEI CAN

Iya Nes, Nining itu baik sama kamu, sama kita… Eh, tapi (diam sejenak) sebenarnya aku juga gak terlalu suka sama dia… Soalnya, kata papa, berteman sama orang semacam Sudjiwo dan anak – anaknya itu bikin sial. Malah, kata bapakku lagi, kalau dekat – dekat sama dia, bisa ketularan energi negatifnya. Hiiiii!!!

RARA GUMILAR

Dari tadi kalian ngomong virus – virus apa sih? Memangnya bapaknya Nining itu kena virus flu burung, ya? Ih, pasti ngeri. Malah, kata mamaku, virus flu burung itu bisa menyerang satu RT. Gak kebayang deh kalau bapak lurah mati, siapa yang bisa disogok buat bikinin KTPku nanti? (Mendecakkan lidah)

INES TEDJOKUSUMA

Bisa diem nggak sih, Lemot? Mau aku siram air nih? (menggebrak meja).

RARA GUMILAR

Iya – iya, aku diem. (membuat gerakan mengunci mulut lalu membuang kuncinya)

CHARITY DEODORA

(mengelus – elus kepala Rara). Lanjut, terus masalah kau bilang virus – virus itu. Sikap bapaknya Nining ‘kan, ya beda sama Nining. Aku tau sih bapaknya itu bejat, tapi bukan berarti kau harus menyamakan dia sama bapaknya.

INES TEDJOKUSUMA

Dasar kamu munafik banget, ya. Kalau kamu mikir gitu, kenapa tadi kamu nggak mau nerima minum yang dikasih sama dia? Padahal jelas aja sama – sama es jeruk, apa yang beda? Kaya’ kamu nggak jijik aja sama dia.

CHARITY DEODORA

Eh, tapi….

INES TEDJOKUSUMA

Apa? Mau bilang apa? Kalian ini sama aja munafiknya. Sebaik – baik apapun dia, kalau sekali anaknya Sudjiwo, tetap aja anaknya Sudjiwo. Sama aja kalo mau bilang anaknya babi itu bukan babi. Lagi pula, sebaik apapun kalian berusaha dalam berteman sama dia, tetap aja kalian punya rasa jijik di hati kalian. Iya, kan?

RARA GUMILAR

Kalau aku sih, nggak tuh. Akubaik – baik aja sama dia. Aku nerima dia apa adanya

INES TEDJOKUSUMA

Terus, kenapa dulu kamu nggak mau pinjam sikat giginya dia waktu kamu nginap di rumahku? Kenapa harus pakai sikat giginya si Mei?

RARA GUMILAR

Eh, tapi….

INES TEDJOKUSUMA

Tapi apa? Udalah, jangan nikungterus. Kaya’ kalian yang paling bener aja

MEI CAN

Terus ini enaknya gimana, ya? Mau terus temenan sama dia, ntar nama kita juga yang jelek. Apalagi kalau ingat energi negatifnya itu. Kalau nggak temenan sama dia, nggak enak juga, soalnyadia itu sebenarnyabaik…

CHARITY DEODORA

Kalau menurutku, dia sama aja kok sama kita. Nggak ada bedanya…

INES TEDJOKUSUMA

Oh, ya? (menatap sinis). Kalau gitu, seklai lagi, kenapa tadi kamu nggak mau minum es jeruknya dia? Kenapa harus nge”iya”in tawarannya Rara? Katanya kita sama? Nggak ada bedanya. Jeruk kok ngebedain jeruk. Sama aja tau

RARA GUMILAR

Ah, sudah lah, Nining anaknya baik kok. Aku mau terus temenan sama dia. Mau terus – terusan

INES TEDJOKUSUMA

Oke, jangan pernah manggil namaku lagi kalau kamu ngomong gitu.

RARA GUMILAR

Eh, kok gitu sih?

INES TEDJOKUSUMA

(Berbisik sambil menempelkan jari telunjuk ke mulut) Itu Nining datang.

Nining kembali dari WC

RARA GUMILAR

Halo, Ning… Habis ngapain?

NINING BAGUS

Oh tadi, aku habis..

Hening

RARA GUMILAR

Loh kok bajunya ganti? (Menunjuk ke arah baju Nining)

INES TEDJOKUSUMA

Kamu ini gimana? Kan kita sudah janjian pakai baju putih? Kenapa kamu pakai baju item? Nggak kompak banget!

NINING BAGUS

Sori, sori. Tadi ada yang numpahin minuman kebajuku. Untung aku bawa baju ganti.

MEI CAN

Nggak bisa gitu juga, dong, Ning. Kalau kamu kompak ya berarti tetap pakai bajumu tadi. Basah ataupun kering kan bukan masalah kita, itu masalahmu sendiri.

INES TEDJOKUSUMA

Trus, (Mengendus udara sekitar Nining). Ya ampun! Kamu bau banget!!!

CHARITY DEODORA

Bau apanya? Nggak kok….

RARA GUMILAR

Engg..nggakkok…

MEI CAN

Coba cium, deh. Bau busuk. Aku baru sadar kalau kamu itu ternyata bau. Baunya menyengat banget lagi.

CHARITY DEODORA

Eh..eh, ….

NINING BAGUS

Siapa bilang aku bau? (mengambil parfum, lalu menyemprotkan parfum itu ke bajunya). Siapa yang berani bilang aku bau? Aku nggak bau. Aku nggak pernah bau dan nggak pernah akan. Kalian kenapa, sih? (Setengahberteriak).

INES TEDJOKUSUMA

Kita nggak akan bisa nerima kamu sampai kapanpun… Kamubau! (menutuphidung)

NINING BAGUS

Jangan pernah berani bilang aku bau! Rara, coba jujur, apa aku bau?

RARA GUMILAR

Engg, enggak sih.. Eh, bau sih.. Eh, aku nggak tau…Gimana ini?

NINING BAGUS

Tuh kan..Rara aja bingung..Aku memang nggak bau kok.

INES TEDJOKUSUMA

Iya, nggak bau harum, tapi bau bangkai. Sama kayak bapakmu (sambil menunjuk Nining)

NINING TEDJOKUSUMA

Kenapa harus bawa – bawa bapakku sih? Kalian nggak pernah gini senelumnya. Kenapa sih kalian ini?

MEI CAN

Kayaknya sih sudah jelas. Darah bapak, selalu ada di tubuh anaknya. Ngerasa malu nggak, sih?

NINING BAGUS

Kenapa kalian sama’in aku sama bapakku?

INES TEDJOKUSUMA

Ya, coba aja kamu piker sendiri… (mengangkat tangan)

NINING BAGUS

Terima kasih buat semua pertemanan palsu ini (pergi).

INES TEDJOKUSUMA

Huh, ya sudah syukur kalau dia sudah sadar.

CHARITY DEODORA

Lhoh, tapi kan bukan dia yang salah. Dia kan bukan bapaknya…

MEI CAN

Sama aja kali. Daripada kita kena getahnya juga kalau temenan sama dia.

Mei Can, Ines Tedjokusuma, dan Charity Deodora pergi bersama – sama.

RARA GUMILAR

Lhoh, terus?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s